Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

pagar klasik besi tempa

pagar railling klasik

Pagar Railling Klasik: Keunggulan dan Variasi Model

Para pemilik rumah yang ingin menggunakan pagar railing perlu memahami keunggulan dan berbagai model dari pagar railling klasik tersebut di sini.

Railing adalah pembatas yang digunakan pada tangga atau balkon. Fungsinya adalah untuk mencegah resiko jatuh. Jadi, railing digunakan sebagai pengaman. Dari banyaknya jenis pagar railing, pagar railling klasik menjadi jenis railing yang banyak digunakan.

Hal itu dikarenakan railing klasik tersebut mempunyai tampilan yang indah dan mewah. Jadi, railing tersebut juga bisa digunakan untuk mempercantik rumah Anda. Jika tertarik untuk menggunakan railing klasik, simak penjelasan lengkapnya di sini.

Keunggulan Railing Bergaya Klasik

Railing klasik biasanya terbuat dari besi tempa. Seperti yang kita ketahui, besi tempa adalah material yang kuat dan tahan lama. Jadi, keunggulan utama dari penggunaan railing klasik adalah kokoh dan awet. Selain itu, ada beberapa keunggulan lain dari railing klasik tersebut.

  • Harga besi tempa tidak lebih mahal dibandingkan jenis material lainnya. Jadi, railing klasik juga lebih terjangkau.
  • Railing klasik juga lebih mudah dibuat menjadi berbagai model atau pola. Hal itu karena besi tempa sangat mudah untuk dibentuk.
  • Berbeda dari jenis railing lain, railing klasik tidak mudah lapuk. Itu berlaku untuk railing yang menggunakan bahan besi tempa. Jadi, Anda tidak perlu khawatir bahwa railing tersebut akan dimakan oleh rayap atau ditumbuhi jamur.
  • Perawatan railing klasik berbahan besi lebih mudah. Pemilik rumah hanya perlu membersihkannya satu bulan sekali. Jika warna railing mulai pudar, pemilik bisa mengecatnya lagi.
  • Proses pemasangan railing klasik lebih mudah dibandingkan dengan jenis railing lainnya.
  • Railing klasik juga tidak mudah berkarat. Pasalnya, kebanyakan railing klasik menggunakan besi tempa. Besi tempa adalah material yang anti karat. Jadi, railing tersebut bisa bertahan bertahun-tahun.
  • Railing klasik juga bisa dikustom sesuai keinginan. Namun, harganya bisa lebih mahal jika dikombinasikan dengan berbagai material lain selain besi tempa. Contohnya adalah railing klasik yang mengkombinasikan besi tempa dengan kayu. Ini biasanya berlaku untuk railing rustic.
  • Banyak railing klasik yang menyajikan ukiran yang menarik. Jadi, itu akan menciptakan daya tarik tersendiri untuk rumah Anda. Oleh karena itu, pemilihan motif ukiran tidak boleh sembarangan agar railing tersebut terlihat indah.

Standar Pagar Railling Klasik

Secara umum, standar railing untuk tangga dan balkon adalah 80-100 cm. Namun, ukuran tinggi itu masih bisa disesuaikan lagi dengan ukuran orang dewasa saat berdiri. Jika ada anak-anak di rumah Anda, sebaiknya gunakan railing berbentuk vertikal dan mempunyai jarak yang rapat.

Hal itu digunakan untuk mengantisipasi kecelakaan saat anak-anak naik dan turun dari tangga tersebut. Standar railing juga berkaitan dengan bahan yang digunakan. Untuk rumah klasik, bahan yang digunakan adalah campuran besi hollow dan kayu atau baja string dan alumunium.

Sementara itu, untuk rumah bergaya vintage biasanya menggunakan railing klasik yang didominasi oleh kayu. Standar bentuk railing juga beraneka ragam. Ada railing dengan bentuk bulat, kotak, atau bentuk-bentuk lain yang bersudut tumpul.

Untuk diameternya, handrail dari railing tersebut mempunyai diameter 4-5 cm. Namun, penggunaan handrail bisa diabaikan jika ujung tangga berhimpitan dengan tembok karena tembok sudah aman untuk menjadi pembatas.

Model Pagar Railling Klasik

Sebenarnya ada banyak jenis railing klasik yang bisa digunakan. Namun, 5 rekomendasi model railing klasik berikut adalah yang paling terbaik.

1. Motif Bunga

Jenis railing klasik pertama adalah motif bunga. Railing motif bunga tersebut bisa digunakan di tangga ataupun di balkon. Gunakanlah warna hitam pada railing tersebut. Kemudian, dinding rumah harus dicat putih atau krem.

Perpaduan dua warna tersebut akan memberikan kesan elegan dan mewah. Sementara itu, motif bunga pada railing tersebut bisa menjadikan rumah terlihat alami.

2. Railing Emas dan Coklat

Coklat dan emas adalah dua warna yang bisa dikombinasikan. Jika menggunakan dua warna tersebut, railing balkon klasik akan terlihat sangat mewah. Jadi, warna coklat digunakan pada bagian bawah railing.

Sementara itu, handrail menggunakan warna emas. Motif yang dipilih bisa bermacam-macam. Namun, motif bunga tetap menjadi pilihan terbaik karena cocok digunakan untuk berbagai gaya rumah.

Pembuatan railing yang satu ini tidak boleh sembarangan agar bisa menghasilkan perpaduan dua warna yang bagus. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih jasa pembuatan railing yang mampu menciptakan detail railing yang terbaik.

3. Railing Tuscany

Jenis railing klasik yang satu ini berasal dari Italia. Railing tuscany adalah railing yang digunakan oleh orang-orang di daerah Tuscany, Italia. Railing klasik tersebut terbuat dari kayu. Hal itu disesuaikan dengan anak tangga yang juga terbuat dari kayu polished.

Ciri khas dari railing tuscany adalah lengkungan pada motif dan ujung handrail. Ha itu menjadikan railing ini banyak digunakan oleh rumah-rumah di berbagai negara. Hal itu menciptakan tampilan elegan dan mewah di dalam rumah.

4. Motif Luar Negeri

Motif ini juga sering digunakan di berbagai negara di dunia. Railing ini mempunyai motif dan handrail yang tebal. Ukuran besi yang digunakan sangat tebal. Hal itu menjadikan railing tersebut sangat kuat.

Ketebalan itu juga menjadikannya terlihat lebih mewah dan mahal. Biasanya, orang-orang memilih menggunakan warna abu-abu dan emas pada railing bermotif luar negeri tersebut.

5. Railing 3D


Railing ini menggunakan motif daun. Motif itu dibuat dari besi yang ditempa khusus untuk membentuk tampilan tiga dimensi. Ini adalah jenis railing klasik yang unik dan patut untuk dicoba.

6. Ukiran Kokoh

Jenis pagar klasik lainnya adalah pagar dengan ukiran kokoh. Jadi, pagar tersebut tertutup di bagian bawah. Sementara itu, bagian atasnya terbuka dengan motif ukiran yang besar dan tebal.

Pagar ini terbuat dari besi yang lebih tebal dan tahan lama. Oleh karena itu, pagar klasik yang satu ini cocok digunakan oleh pemilik rumah yang ingin mempunyai pagar yang awet selama bertahun-tahun.

Karena terbuat dari besi yang tebal dan kuat, perawatan pagar ini juga lebih mudah. Jadi, pemilik rumah tidak perlu sering mengecat pagar tersebut. Pasalnya, pagar itu kuat terhadap berbagai cuaca.

7. Pagar Klasik Putih

Model pagar klasik lainnya adalah pagar klasik putih. Pagar ini mempunyai ukiran yang sederhana, tetapi tampilannya terlihat memukau karena cat putih yang digunakan pada pagar tersebut.

Namun, pagar putih membutuhkan perawatan ekstra karena mudah kotor. Dengan perawatan rutin, pemilik rumah bisa mendapatkan tampilan elegan dari pagar itu.

8. Pagar Besi Ulir

Pagar ini adalah perpaduan model Alferon dan besi ulir. Pagar Alferon adalah pagar dengan ukiran yang terbuat dari alumunium. Pagar Alferon mempunyai berbagai motif seperti bunga, daun, hewan, dan lain-lain.

Jika pagar Alferon tersebut dikombinasikan dengan besi berbentuk ulir, maka terbentuklah pagar klasik besi ulir. Banyak orang yang mengatakan bahwa pagar besi ulir tersebut berbeda dari pagar besi tempa.

Padahal keduanya sama. Namun, penamaannya saja yang berbeda karena ada rangkaian ulir pada pagar besi ulir tersebut.

Jika ingin menggunakan railing klasik yang terbaik, kunjungi saja jasa pembuatan railing klasik, lamhar, Lamhar siap menjadikan rumah Anda terlihat mewah dengan pagar railling klasik terbaik dan kualitas tinggi.